Safari Ramadhan


Seperti katamu, daisy menjadi favorite setiap berkunjung ke Prau.
Bunga cantik nan anggun.

Langkah kaki terhenti, "Guys break dulu ya" terndengar suara dania lelah, akhirnya kita sepakat untuk istirahat sejenak.

Ini bukan kali pertama gw tracking malam, tapi ini hiking pertama gw bulan suci ramadhan.

Malam itu terasa tenang, sunyi dan damai. Bintang nampak cantik dibalik dedaunan pinus.

"Kuy lanjut" dan kita bergegas melanjutkan perjalanan, cukup sepi dan hanya ada beberapa rombongan yang ga beda jauh jaraknya dari kita.

"GUBRAK!!" 

Entah lagi mikirin apa gw ga konsen dan jatuh tengkurap, tiga rekan ku terdiam dan yang paling bikin gw kesel mas ipin yang saat itu jalan dibelakang gw cuma bilang "Ora papa yay?" 

Selang beberapa menit, kita sampai di camp area setelah beres diriin tenda gw dan dania masak buat sahur (tapi ternyata kita kesiangan).

"Mas" gw coba memastikan apakah mas mame dan mas ipin sudah tidur, ternyata hanya mas mame yang menyaut.

"Oh wis ngebo" batinku 

Paginya ..

"Yay tangi" suara mas mame dari luar tenda
"Sebentar 5 menit lagi" jawab ku

Saat gw bangun ternyata dania sudah gada di dalam tenda, "Mungkin dia sedang liat sunrise" batinku.

"Slereett.."

Resleting tenda gw buka dan terpapar silau sinar matahari, "hell, gw kesiangan, percuma dong semaleman gw masak malah ga sahur" batinku.


Dania terlihat asik ngobrol bareng mas mame, gw ga liat mas ipin.

Dania dan mas mame

"Tangi woi" sembari gw goyang goyangin tarp mas ipin, ternyata salah dibalik pepohonan gw liat dia pakai jaket hijau stabilo memakai topi membawa ranting pohon.

"Ngapain? Apa mo bikin api unggun?" batinku, tapi gw ga peduli dan berlalu nyamperin dania dan mas mame. Kita ngobrol banyak hal dikursi kayu itu, sesekali kita mengabadikan momen dengan berfoto-foto.

Selang beberapa menit gw liat mas ipin sedang asik merangkai ranting pohon menjadi sebuah tulisan 2565mdpl.

Kira kira seperti ini

"Oh ternyata buat ini, ga penting banget" batinku

Matahari semakin menjulang, kita beberes dan memutuskan untuk turun namun sebelum itu kita mengabadikan moment dengan berfoto bersama.

Mas ipin, mas mame, gue, dania.


Mas mame beberes tendanya

(Perjalanan menuju basecamp)

Ditengah perjalanan kita berenti sejenak menikmati view perkotaan dieng.

Telaga warna nampak indah
dari atas gunung

Dan seperti biasa gw nyanyi-nyanyi ga jelas disepanjang jalan, tanpa gw sadari setiap kali gw nyanyi mas mame dan mas ipin jogetan dibelakang gw, dania ketawa polos. 

"Ayo terus yay" kata mas mame
"Emoh!" Jawabku

Mereka bilang setiap kali aku nyanyi pop kek nyanyi dagdut, ngeselin sih tapi justru itu partner yang asik buat naik gunung.

Sesampainya dibasecamp, gw bersih-bersih bareng dania dan bergegas masuk ke mobil, dan pulang kerumah.

Sekian

Bonus view cantik 









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Tanya

Sorot Balik